KENDARI, 26 Oktober 2025 – Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi ditutup pada hari ini oleh Ibu Hj. Suhaeni, yang akrab disapa dengan nama Ibu Eni, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdis Dikbud) Provinsi Sultra, mewakili Kepala Dinas Dikbud Sultra. Acara yang berlangsung selama dua hari sejak 25 Oktober ini bertujuan memperkuat kemitraan antara Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan se-Sultra. Dalam penutupan, Ibu Hj. Suhaeni menerima rekomendasi tertulis berisi rangkuman hasil rapat yang mengakomodasi seluruh pendapat peserta.
Rakor ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan gagasan untuk memajukan dunia pendidikan di Sultra. Salah satu sorotan datang dari Sekdis Dikbud Kabupaten Konawe Utara, yang menyampaikan komitmen daerahnya dalam mendukung Dewan Pendidikan. “Kami sangat memperhatikan keberadaan Dewan Pendidikan Konawe Utara, bahkan telah menyediakan satu unit mobil dinas untuk operasional mereka,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah dari peserta.
Beragam pendapat lain juga mengemuka selama rapat. Kota Kendari, misalnya, menonjol dengan keterlibatan aktif Dewan Pendidikan dalam tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah. Sementara itu, Kabupaten Kolaka mendapat apresiasi karena dukungan anggarannya yang memadai untuk Dewan Pendidikan. “Di Kolaka, Dewan Pendidikan tidak perlu membuat proposal. Anggaran sudah otomatis dialokasikan oleh Bappeda, sehingga operasional mereka terjamin,” ungkap Sekdis Dikbud Kolaka.
Selain itu, beberapa daerah yang belum membentuk Dewan Pendidikan menyatakan komitmen untuk segera membentuknya setelah Rakor ini. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Sultra melalui kerja sama yang lebih erat antara Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan.
Acara penutupan berlangsung penuh semangat, dengan harapan rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi langkah nyata untuk memajukan pendidikan di Sulawesi Tenggara. “Kemitraan yang kuat adalah kunci untuk pendidikan yang lebih baik,” tutup Ibu Hj. Suhaeni, mengakhiri Rakor dengan optimisme.