Tomia, Wakatobi – 22-24 Agustus 2024
Kekisruhan bermula ketika sejumlah orang tua siswa dan warga melaporkan keberadaan Kepala Sekolah TK Lakamali, Herlina, ke Polsek Tomia Timur pada Kamis, 22 Agustus 2024. Herlina disebutkan telah berakhir masa tugasnya setahun sebelumnya setelah ditarik oleh Bupati Wakatobi untuk bertugas di sekolah negeri. Laporan ini dilengkapi dengan video rapat yang dipimpin oleh Kepala SMAN 2 Tomia, Masardin, yang diduga memprovokasi aksi unjuk rasa.
Demo dan Aksi Penutupan Sekolah
Pada hari yang sama, sekelompok warga mendatangi TK Lakamali untuk berdemo. Mereka membawa hasil rapat kelurahan dan memasang pipa air besar di pintu pagar sekolah sebagai upaya "penyegelan". Keesokan harinya, Jumat (23/8), papan nama TK Lakamali dirusak dan diganti dengan tulisan "TK Ceria" menggunakan cat merah dan semen.
Pemisahan Siswa dan Polemik Guru
Di dalam sekolah, terjadi pemisahan siswa berdasarkan orang tua yang pro-yayasan dan yang tidak. Empat guru mengundurkan diri secara tiba-tiba setelah mengajar senam, namun kemudian bergabung kembali dengan orang tua siswa yang masih berdiskusi dengan Ketua Komite Sekolah, Pak Alimahdir. Diskusi memanas ketika muncul pertanyaan tentang transparansi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikelola selama sembilan tahun terakhir.
Ancaman dan Pembatalan SK Guru
Salah seorang orang tua siswa, Pak La Onco—yang juga bendahara BOS SMAN 2 Tomia—menyatakan bahwa yayasan tidak berhak mencampuri pengelolaan dana BOS. Sementara itu, Yayasan Lakamali merespons dengan mengeluarkan Berita Acara penghapusan tiga guru honorer dari Dapodik, menyatakan mereka telah mengundurkan diri.
Tuntutan Investigasi
Pihak yayasan dan sejumlah orang tua mendesak kepolisian untuk segera melakukan investigasi menyeluruh sebelum situasi semakin memanas. Mereka khawatir konflik ini akan mengganggu proses belajar mengajar dan merusak reputasi pendidikan di TK Lakamali.
Laporan ini akan diperbarui seiring perkembangan investigasi lebih lanjut.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan fakta yang terverifikasi dari laporan polisi, dokumen yayasan, dan keterangan pihak terkait. Kami berkomitmen menyajikan informasi secara berimbang dan bertanggung jawab.