
KENDARI – Suasana pagi yang sakral dan penuh kebahagiaan menyelimuti Hotel Zahra, Kendari, pada hari ini. Deretan gendang, gong, dan kentongan klasik mengalun merdu menyambut tamu undangan, menghadirkan nuansa adat yang kental dalam prosesi akad nikah putra-putri H. La Sinuru dan Hj. Masria.
Tak hanya kerabat dan tetangga dekat, keluarga besar dari Tomia, Wakatobi, turut hadir memadati lokasi pernikahan, menambah kehangatan dan keakraban di momen istimewa tersebut.

Prosesi diawali dengan sambutan dari Usman Adini, selaku nakhoda dari pihak mempelai perempuan, yang menyampaikan rasa syukur dan hormat atas kehadiran rombongan mempelai laki-laki. Selanjutnya, giliran Pak Anwar, nakhoda dari pihak mempelai laki-laki, yang dengan penuh khidmat memaparkan maksud kedatangan dan menjalankan rangkaian adat menggunakan bahasa Tomia.
Dalam sambutannya, Pak Anwar menyampaikan tanya-jawab adat khas Tomia, kemudian menyerahkan tobha (tanda kehormatan) yang diterima langsung oleh nakhoda pihak perempuan. Isi tobha tersebut berupa cincin, rante (kalung), dan perlengkapan adat lainnya. Dari pihak mempelai laki-laki yakni La Rian bin La Sinuru. menyerahkan tobha nu cincin serta tobha nukalasara sebagai simbol keseriusan dan penghormatan.
Pihak perempuan pun menyambut hangat seraya mengucapkan terima kasih, yang kemudian dijawab oleh pihak laki-laki dengan tawaran, "Jika masih ada yang terlupa, silakan sampaikan kepada kami. Jika semua telah lengkap, maka kami akan melanjutkan ke prosesi ijab qabul."
Setelah seluruh rangkaian adat rampung, suasana semakin khidmat saat menuju puncak acara: pelaksanaan ijab qabul. Penuh haru, keluarga besar menyampaikan rasa bangga, diiringi pantun indah, "Buah mangga buah delima, kami bangga sama Rian dan keluarganya."
Sebagai mahar, mempelai pria memberikan 35 bhoka (mata uang adat), satu set emas, seperangkat alat salat, Al-Qur'an, dan uang tunai karena Allah. Semua ini menjadi simbol cinta, komitmen, dan keberkahan bagi kedua mempelai.
Acara berlangsung dengan lancar, sakral, dan penuh makna, menjadi bukti nyata perpaduan harmonis antara nilai agama dan kearifan lokal Tomia. Selamat kepada kedua mempelai! Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
