Wanci1

WAKATOBI – Keluarga besar almarhum H. Subair menggelar peringatan 7 hari wafat di dua tempat berbeda, yaitu di Desa Amadanon, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan di Wanci, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Almarhum H. Subair, S.Ip., M.Si. wafat di Malang pada tanggal 7 Juli 2026, bertepatan dengan 21 Kliwon dalam penanggalan Jawa.

Sehari sebelum puncak peringatan di Wanci, acara takziah hari ke-7 terlebih dahulu dilaksanakan di kediaman duka di Desa Amadanon, yang terletak di kaki Gunung Semeru, Malang.

Puncak peringatan kemudian dilanjutkan di Wanci, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, tepatnya di kediaman almarhum yang berada di dekat Masjid Wandoka. Acara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh tokoh adat setempat bersama pengurus masjid.

Hadir dalam acara tersebut, khususnya di Wanci, adalah hadir Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, yaitu Dr. Ir. Hugua, M.Ling yang dalam kesempatan itu menyampaikan sepatah kata mewakili keluarga duka. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhum dan mengambil hikmah dari kepergiannya.

“Kullu nafsin dzaiqotul maut” – Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati [QS. Ali Imran: 185].

Dan Allah berfirman: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” – Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali [QS. Al-Baqarah: 156].

Acara peringatan di Wanci ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, dan doa bersama. Para tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, dan warga sekitar tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir serta dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Keluarga besar almarhum di Wanci menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, dan kehadiran semua pihak. Semoga amal ibadah almarhum H. Subair diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Wanci, 14 Juli 2026

Keluarga Besar Almarhum H. Subair