Baubau – Masjid Al-Muktamar di Perumnas Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, kembali menorehkan catatan positif dengan konsistensi laporan keuangan yang ditampilkan di papan pengumuman masjid setiap usai Salat Jumat. Pada Jumat, 21 November 2025, saldo kas masjid tercatat Rp7.391.000,- setelah menerima infak kotak amal Jumat sebelumnya sebesar Rp400.000,- dan pengeluaran rutin serta lain-lain sebesar Rp200.000,-.

“Alhamdulillah, sejak Pak Abdul Muthalib menjadi imam tetap, administrasi masjid jadi jauh lebih rapi. Semua pemasukan dan pengeluaran dicatat jelas, langsung dipublikasikan supaya jamaah tahu penggunaan uang infaknya” ujar Salah satu takmir masjid kepada wartawan usai salat Jumat (21/11/2025).

Imam Masjid Al-Muktamar, Ustadz Abdul Muthalib, memang dikenal aktif membenahi tata kelola masjid tingkat kelurahan ini. Ia sering berkoordinasi dengan bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Baubau agar masjid yang pengurusnya telah resmi di-SK-kan oleh Kelurahan Waruruma ini bisa mendapat bantuan pembangunan atau operasional dari pemerintah Kota Baubau.

Kebersamaan jamaah juga terlihat kuat. Meski termasuk masjid kelurahan, Masjid Al-Muktamar selalu penuh saat Salat Jumat. Salah satu jamaah tetap yang rutin hadir adalah Dr (Can). Antasalam Ajo, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Buton, UMB yang kini sedang menempuh program doktor bidang pertanian di UHO Kendari “Saya sengaja memilih Salat Jumat di sini karena nyaman, pengelolaannya transparan, dan imamnya enak didengar juga khotbahnya,” kata Antasalam sambil tersenyum.

Transparansi yang ditunjukkan Masjid Al-Muktamar ini menjadi contoh baik di tengah banyaknya masjid lain yang juga mempublikasikan laporan keuangan secara terbuka. Papan laporan yang selalu update setiap pekan itu bahkan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar Perumnas Waruruma untuk semakin percaya dan meningkatkan infaknya.

“Dengan begini, kepercayaan jamaah semakin kuat. Semoga masjid-masjid lain di Baubau juga bisa serupa ungkap jamaah lain sebelum jamaah berangsur-angsur pulang dengan hati tenang.